Minggu, 18 September 2022

Teknik Passing, Dribling dan Stoping

 Teknik Passing



Passing Dengan kaki bagian luar

1.      Bersikap berdiri menghadap pada gerakan bola.

2.      Pastikan kaki yang jadi tumpuan sudah berada di sisi bola.

3.      Letakkan kedua lengan di sisi tubuh dan sedikit direntangkan.

4.      Putar dan kunci pergelangan kaki yang hendak digunakan menendang sementara masih fokus pada bola.

5.      Pastikan kamu tahu betul mana teman satu tim yang sudah siap untuk menerima umpan bola.

6.      Tarik kaki ke arah belakang, yaitu kaki yang hendak digunakan untuk mengumpan

7.      Lanjutkan dengan mengayunkannya ke depan dan putar kaki ke arah dalam secara bersamaan.

8.      Fokuskan kaki di tengah-tengah bola saat menendang bola.

9.      Condongkan tubuh untuk membawa berat badan ke arah depan di waktu yang sama dengan kaki yang digunakan untuk mengumpan dan pandangan tetap ke depan.

 

Passing dengan kaki bagian dalam

1.      Pastikan penendang berdiri dengan menghadap pada arah bola.

2.      Kaki tumpu letakkan di sisi bola dan tekuk sedikit lutut, di mana bahu juga diarahkan pada gerakan bola.

3.      Rentangkan kedua lengan sedikit, sementara masih pada sisi tubuh.

4.      Putar dan kunci pergelangan kaki yang hendak digunakan untuk mengumpan.

5.      Lihat apakah teman satu tim sudah siap untuk diberi bola.

6.      Tungkai bisa ditarik ke belakang dan ayunkan ke depan, yakni tepat ke arah bola.

7.      Tendang bola tepat di tengahnya.

8.      Arahkan badan ke kaki tumpu depan bersama kaki yang dipakai untuk mengumpan.

 

Passing dengan menggunakan punggung kaki

1.      Awali dengan sikap tubuh berdiri mengarah pada gerakan bola.

2.      Posisikan kaki tumpu di samping bola, dan tekuk sedikit lutut dengan bahu posisi mengarah pada gerakan bola juga.

3.      Letakkan kedua lengan di sisi tubuh dengan agak terentang.

4.      Tarik ke belakang dan kunci pergelangan kaki yang kamu ingin pakai untuk mengumpan bola.

5.      Jika teman sudah siap, tungkai bisa ditarik ke belakang untuk kemudian diayunkan ke arah bola untuk mengumpankannya.

6.      Arahkan badan ke depan pada waktu kaki menendang

7.      Posisikan badan di depan dengan pandangan masih ke depan.





Cara Menahan Bola dengan Kaki Bagian Dalam

Sikap Awal

1.      Postur yang benar saat menahan bola dengan telapak kaki adalah diawali dengan sikap menghadap arah datangnya bola dan pusatkan pandangan ke arah gerakan bola.

2.      Putar pergelangan kaki yang akan digunakan menahan bola ke arah luar dan dikunci.

3.      Julurkan kaki yang akan digunakan menahan bola ke arah datangnya bola.

4.      Tarik kembali ke belakang mengikuti arah gerakan bola saat bola mengenai kaki bagian dalam, hingga gerak bola tertahan dan berhenti di depan badan.

Sikap Akhir

1.     Bawa berat tubuh ke depan bersamaan kaki yang tidak digunakan menahan bola dijadikan tumpuan berat badan.

2.      Pandangan ke depan.

 


Cara Menahan Bola dengan  Kaki Bagian Luar

Sikap Awal

1.      Berdiri menghadap arah gerakan bola.

2.      Letakkan kaki tumpu di samping bola.

3.      Sikap kedua lengan di samping badan agak terentang.

4.      Pergelangan kaki yang akan digunakan menghentikan diputar ke dalam dan dikunci.

5.      Pandangan terpusat pada bola.

6.      Tarik kaki yang akan digunakan menendang ke belakang, saat bola menyentuh kaki bagian luar.

7.      Perkenaan kaki pada bola tepat pada tengah-tengah bola.

Sikap Akhir

1.     Bawa berat badan ke depan bersamaan kaki yang tidak digunakan menahan bola dijadikan tumpuan berat badan

2.      Pandangan ke depan

 

Cara Menahan bola dengan punggung kaki

1.      Pemain bergerak ke arah bola.

2.      Tepat di bawah bola yang sedang melambung, angkatlah kaki ke depan atas yang digerakkan untuk menghentikan bola dengan punggung kaki.

3.      Tahanlah bola dengan menggunakan punggung kaki dengan sedikit sentuhan atau tarikan.

4.      Bola dijatuhkan di antara kedua kaki.

 Cara Melakukan Teknik Dribbling dalam Sepak Bola

Pada teknik dribbling, pemain harus menggunakan ketiga sisi kakinya untuk menggiring bola.

Ketiga sisi tersebut adalah kaki bagian dalam, bagian luar, dan punggung kaki. Berikut adalah cara melakukan teknik dasar dribbling sepak bola:

 


1. Kaki Bagian Dalam

Teknik dribbling menggunakan kaki bagian dalam umumnya dipakai ketika pemain menguasai bola dengan penuh, kemudian agar lebih mudah mengecoh lawan.

Bagian kaki dalam juga bisa menciptakan tendangan melambung yang akurat sebagai bentuk umpan kepada penyerang. Berikut ini cara melakukan dribbling sepak bola dengan kaki bagian dalam:

1.      Salah satu kaki melangkah ke depan dan berada di depan bola.

2.      Bagian kaki yang menghadap bola adalah kaki bagian dalam.

3.      Bola didorong dengan kaki secara perlahan. Kemudian, tidak jauh dari kaki ketika bola bergerak ke depan.

4.      Secara bergantian, kaki kanan dan kaki kiri digunakan untuk menggiring bola ke depan.

5.      Pandangan mata mengarah fokus ke depan.

 

2. Kaki Bagian Luar

Kaki bagian luar digunakan dalam teknik dribbling agar mudah mengecoh lawan dari sisi samping. Kaki bagian luar juga biasa digunakan untuk speed dribbling. Berikut ini adalah cara melakukannya:

1.      Berdiri dengan kaki terbuka.

2.      Salah satu kaki berada di depan (kaki melangkah).

3.      Kaki yang paling depan tepat berada di depan bola.

4.      Kaki depan digunakan untuk mendorong bola secara perlahan ke arah depan. Lalu, bagian kaki yang digunakan adalah kaki bagian luar.

5.      Bola yang digiring ke depan tidak jauh dari kaki atau jaraknya masih dekat.

6.      Giring bola ke depan secara bergantian dengan kaki kiri dan kanan. Kemudian, pandangan mata tertuju ke arah depan.

 

3. Kaki Bagian Atas (Punggung)

Teknik dribbling dengan menggunakan punggung kaki berfungsi untuk menggiring bola ke area pertahanan lawan dengan tingkat akurasi tinggi. Berikut ini adalah caranya:

1.      Kedua kaki di buka.

2.      Salah satu kaki yang berada di bagian depan dekat dengan bola.

3.      Bola didorong dengan kaki bagian tengah atau punggung kaki.

4.      Dorong secara perlahan dan tidak jauh dari kaki.

5.      Giring bola secara bergantian menggunakan kaki kiri dan kaki kanan agar kemampuan dribbling makin sempurna.