Rabu, 16 Maret 2022

Tutorial Teknik Permaian Bulutangkis

Servis forehand.

Forehand service bertujuan melambungkan bola ke bagian belakang. Umumnya dipakai dalam permainan tunggal (single).


Berikut cara melakukan Forehand service:

·         Shuttlecock harus dipukul dengan menggunakan tenaga penuh agar shuttlecock melayang tinggi dan jatuh tegak lurus di bagian belakang garis lapangan lawan.

·         Saat memukul shuttlecock, kedua kaki terbuka selebar pinggul dan kedua telapak kaki senantiasa kontak dengan lantai.

·         Perhatikan gerakan ayunan raket. Ke belakang, ke depan dan setelah melakukan pukulan, harus dilakukan dengan sempurna serta diikuti gerak peralihan titik berat badan dari kaki belakang kekaki depan yang harus langsung kontinu dan harmonis.

·         Biasakan selalu berkonsentrasi sebelum memukul shuttlecock.

·         Hanya dengan berlatih tekun dan berulang-ulang tanpa mengenal lelah, dapat mengusai teknik servis forehand tinggi dengan sebaik-baiknya.

 


Netting

Netting adalah jenis pukulan yang dilakukan di dekat net yang dipukul dengan sentuhan halus namun akurat. Tujuan dilakukan netting adalah supaya shuttlecock yang jatuh di bidang lawan jatuh sedekat mungkin dekat net. Koordinasi gerak kaki, lengan, keseimbangan tubuh, posisi raket dan shuttlecock saat perkenaan, dan tentunya konsentrasi saat memukul shuttlecock menjadi faktor penting

 

Prinsip dasar saat akan melakukan netting:

1.      Pegang raket se-rileks mungkin

2.      Shuttlecock harus diambil di atas atau setinggi mungkin

3.      Usahakan laju shuttlecock serendah mungkin dengan bagian atas net

4.      Usahakan jatuhnya shuttlecock serapat/sedekat mungkin dengan net

 

Cara latihan netting:

·         Berdirilah di belakang garis service kira-kira dua langkah dari jaring

·         Peganglah raket se-rileks mungkin

·         Kejarlah shutlecock yang datang di depan jaring

·         Posisi kaki kanan selalu berada di depan baik saat melakukan netting dengan forehand ataupun netting dengan backhand.

·         Agar netting lebih tipis bergulir di bidang lawan, sesaat sebelum shuttlecock tersentuh, buat tarikan kecil

·         Secara simultan dan bergantian arah dan sasaran pukulan bisa berbentuk lurus, silang di depan net atau bisa juga mendorong shuttlecock ke arah belakang.




Smash

Smash adalah pukulan overhead yang di arahkan ke daerah lawan secara menukik dan dilakukan dengan kekuatan penuh. Jenis pukulan ini identik sebagai pukulan menyerang, karena bertujuan untuk mematikan lawan. Jenis pukulan ini memiliki karakteristik keras serta laju shuttlecock berjalan cepat. Jenis pukulan ini membutuhkan kekuatan pada otot tungkai, bahu, lengan dan fleksibilitas pergelangan tangan.


Untuk melancarkan Smash, dapat di lakukan dengan cara stagnan (diam/berdiri) atau dapat juga sambil melakukan lompatan seperti yang dilakukan Lim Swie King atau Hariyanto Arbi.


Langkah melakukan smash:

·         Perhatikan posisi footwork pada saat akan melakukan smash.

·         Tangan, tubuh harus dalam keadaan rileks

·         Mulailah dengan lengan yang tidak memegang raket menunjuk ke arah shuttlecock sementara lengan yang memegang raket di angkat, dengan siku ditekuk dan pergelangan tangan tegak sehingga raket berada di atas dan menunjuk keatas

·         Putar bahu pada tangan yang memegang raket ke arah depan dan ke bawah

·         Usahakan sebisa mungkin (jika tidak melakukan smash lompat) pada saat bahu berputar, secara bersamaan ayunkan kaki yang searah dengan raket.

·         Sementara lengan bawah di ayun ke depan, lecutlah (tekuk) pergelangan tangan.

·         Shuttlecock yang mengenai raket harus berada di bagian tengah dengan permukaan raket yang rata. Titik tumpuan harus sedikit di depan.




Drive
Pukulan cepat dan mendadak yang banyak dilakukan dalam permainan ganda. Tujuannya untuk menghindari lawan menyerang atau memaksa lawan untuk mengangkat shuttlecock. Pukulan ini menuntut untuk trampil dalam memainkan grip raket, reflek yang cepat dan kekuatan dalam pergelangan tangan. Drive yang ditembak dapat secara diagonal menyilang atau lurus ke depan.


Hal-hal yang perlu diperhatikan:

1.      Pindahkan pegangan raket/grip dengan cepat

2.       Selain menggunakan kekuatan bahu, drive juga menggunakan Lecutan pada pergelangan tangan pada saat bola dipukul.

 

Langkah-langkah untuk melakukan Drive:

·         Peganglah raket seperti hendak melakukan pukulan forehand atau segera putar raket ke posisi hendak memukul backhand jika akan melakukan drive backhand.

·          Posisi kaki harus menunjuk ke arah sideline

·         Pegangan forehand dan gerakan backswing raket, sejajar dengan lantai dan juga telapak tangan

·         Gunakan unsur berat badan pada saat mengayunkan lengan raket ke depan

·         Pukul shutlecock dengan posisi di depan raket

·         Putar raket untuk melakukan pukulan drive menyilang

·         Ikuti secara alami sesuai dengan lengan raket




Lob
Pukulan lob adalah pukulan dalam permainan bulutangkis yang bertujuan untuk menerbangkan shuttlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke belakang garis lapangan lawan. Dalam bulutangkis terdapat dua jenis pukulan lob/overhead clear (Pukulan yang dilakukan di atas kepala), yaitu:

1.      Deep Lob /Clear: memukul tinggi shuttlecock hingga jatuh ke lapangan bagian belakang (Backout)

2.      Attacking Lob/Clear atau lob Serang: Memukul dengan ketinggian sedang tapi laju menuju lapangan bagian belakang (Backout)

 

Langkah melakukan Lob:

·         Letakkan posisi tangan pada pegangan forehand, pegang raket dan posisinya di samping bahu.

·         Posisi badan menyamping (Vertikal) dengan arah net. Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri dan pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.

·         Posisi dalam keadaan siap untuk memukul.

·          Ayunkan raket. pukul shutlecock seperti gerakan melempar (lecut pergelangan tangan saat raket mengenai shuttlecock).

·          Pada saat shuttlecock menyentuh raket, tangan harus lurus. Posisi akhir raket mengikuti arah bola, lalu dilepas, serang raket jatuh di depan badan.

·         Biarkan ayunan raket terus ke arah bawah pinggang, jangan ditahan

·         Setelah memukul, kaki kiri mendarat lebih dulu, di bagian depan kaki (agak berjingkat) badan harus condong ke depan.

·         Akan lebih baik jika saat melatih pukulan ini di bantu oleh teman di seberang lapangan yang bertugas sebagai sparing.




Dropshot
Drop Shot adalah pukulan yang dilakukan seperti smash. Perbedaannya hanya pada posisi raket pada saat akan melakukan pukulan. Jika smash di lakukan dengan kekuatan penuh, maka Dropshot hanya di pukul dengan dorongan atau sentuhan yang halus. Dropshot yang baik dilakukan jika jatuhnya shuttlecock dekat dengan net dan tidak melebihi garis ganda.


Pukulan Dropshot memiliki karakterisktik yang unik. Jatuhnya shuttlecock mesti dekat dengan jaring di daerah lawan. Faktor posisi tubuh, pegangan raket, gerak kaki dan perpindahan berat badan yang harmonis pada saat memukul menjadi faktor yang amat menentukan. Dropshot akan semakin mematikan jika dipadukan dengan gerak tipu.


Tahap melakukan Dropshot:

1.    Posisi tangan menggunakan pegangan forehand.

2.    Pegang raket dengan posisi menyamping badan (bahu).

3.    Genggam raket dengan rileks.

4.     Upayakan bergerak cepat untuk mendapatkan posisi badan berada di belakang shuttlecock.

5.    Pukul raket dengan posisi tangan lurus, dorong/sentuh shuttlecock dengan halus.

6.     Arahkan shuttlecock dengan arah bola melengkung ke sebelah kanan jika akan memberikan dropshot ke arah forehand dan arahkan bola melengkung ke kiri jika akan melakukan backhand.

7.    Posisi akhir raket mengikuti arah bola.

8.    Posisi gerak langkah sebelum dan setelah memukul harus diperhatikan.

9.    Pukulan jenis ini mengandung aspek kehalusan dan gerak tipu.


Jenis pukulan ini menjadi pukulan yang sering dilakukan. Jenis pukulan ini pula yang menjadi dasar dalam permainan bulutangkis. Forehand merupakan pukulan yang di ayun dari belakang badan kita dengan arah depan raket dan telapak tangan kita menghadap shuttlecock.