Selasa, 27 Mei 2025

Angket

 https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdAQFrPoKX8vLKPCU3Cv7Gi8_-dHM_99eIzNHhOLqbC7njD1w/viewform

Jumat, 31 Maret 2023

Sejarah Tolak Peluru


Menurut World Athletics, teknik dasar tolak peluru sudah ada sejak masa Yunani Kuno. Tetapi, bentuk modern dari prinsip gerakan ini diperkenalkan pertama kali oleh masyarakat Skotlandia di abad ke-19. Saat masa itu, masyarakat Skotlandia mengadakan sebuah kompetisi untuk melemparkan sebuah bola besi dari belakang garis. Pada Olimpiade pertama yang diadakan di Yunani tahun 1896, olahraga tolak peluru adalah menjadi bagian dari perlombaan yang diselenggarakan pada event bergengsi tersebut. Sejak kemunculan perdananya, tolak peluru hanya bisa diikuti oleh atlet pria. Barulah di tahun 1948, olahraga tolak peluru untuk kelas putri diadakan. Sepanjang perhelatan Olimpiade, Amerika Serikat bisa dibilang menjadi negara paling sukses untuk kategori tolak peluru. Menurut World Athletics, dari tahun 1896 hingga 1968 atlet pria dari negara ini berhasil menyabet medali emas. Sementara itu, atlet bernama Ryan Crouser merupakan raja tolak peluru di dunia. Julukan ini muncul berkat pencapaian apiknya saat membukukan rekor dunia tolak peluru, baik di dalam maupun luar ruangan. Atlet asal Amerika Serikat ini berhasil mencetak tembakan terjauh tolak peluru pada 18 Juni 2021, yaitu sejauh 23,37 meter di dalam ruangan. Selain itu, Ryan juga menunjukkan teknik luar biasa saat mencatatkan rekor lemparan sejauh 23,37 meter pada 18 Juni 2021 untuk kategori luar ruangan.

Tolak peluru diadakan sebagai nomor terpisah untuk putera dan puteri dan juga sebagai bagian dari dasa lomba dan sapta lomba. Selama bertahun – tahun nomor ini telah di dominasi oleh atlet yang bertubuh besar dan kuat.

Kemajuan terbesar dalam olahraga tolak peluru terjadi pada tahun 1950, ketika Parry O,Brien memulai tolakannya menghadap bagian belakang ring, metode ini dikenal sebagai metode O,Brien atau lebih di kenal dengan teknik meluncur. Teknik yang mendapat popularitas adalah teknik berputar yang menggunakan lemparan cakram melintasi ring tolak peluru bukan bergerak ke arah belakang yang telah dilakukan oleh O,Brien dan kedua teknik ini sama mencapai keberhasilan. Banyak orang awam mengenal apa itu? Peluru!, klau sudah menyangkut dengan Peluru pasti dihubung-hubungkan dengan Senjata Api.

Karena peluru merupakan sebuah benda atau bisa disebut isinya dari senjata Api. Tapi, peluru ini beda dengan apa yang dipikirkan. Dan tidak ada hubunganya sama sekali dengan senjata api. peluru ini kalau dihubungkan dengan olahraga banyak manfaatnya yaitu bisa mendatangkan prestasi membanggakan bagi yang berminat mendalaminya. Yaitu cabang olahraga tolak peluru yang masuk dalam daftar perlombaan Nasional maupun Internasional.

Minggu, 18 September 2022

Teknik Passing, Dribling dan Stoping

 Teknik Passing



Passing Dengan kaki bagian luar

1.      Bersikap berdiri menghadap pada gerakan bola.

2.      Pastikan kaki yang jadi tumpuan sudah berada di sisi bola.

3.      Letakkan kedua lengan di sisi tubuh dan sedikit direntangkan.

4.      Putar dan kunci pergelangan kaki yang hendak digunakan menendang sementara masih fokus pada bola.

5.      Pastikan kamu tahu betul mana teman satu tim yang sudah siap untuk menerima umpan bola.

6.      Tarik kaki ke arah belakang, yaitu kaki yang hendak digunakan untuk mengumpan

7.      Lanjutkan dengan mengayunkannya ke depan dan putar kaki ke arah dalam secara bersamaan.

8.      Fokuskan kaki di tengah-tengah bola saat menendang bola.

9.      Condongkan tubuh untuk membawa berat badan ke arah depan di waktu yang sama dengan kaki yang digunakan untuk mengumpan dan pandangan tetap ke depan.

 

Passing dengan kaki bagian dalam

1.      Pastikan penendang berdiri dengan menghadap pada arah bola.

2.      Kaki tumpu letakkan di sisi bola dan tekuk sedikit lutut, di mana bahu juga diarahkan pada gerakan bola.

3.      Rentangkan kedua lengan sedikit, sementara masih pada sisi tubuh.

4.      Putar dan kunci pergelangan kaki yang hendak digunakan untuk mengumpan.

5.      Lihat apakah teman satu tim sudah siap untuk diberi bola.

6.      Tungkai bisa ditarik ke belakang dan ayunkan ke depan, yakni tepat ke arah bola.

7.      Tendang bola tepat di tengahnya.

8.      Arahkan badan ke kaki tumpu depan bersama kaki yang dipakai untuk mengumpan.

 

Passing dengan menggunakan punggung kaki

1.      Awali dengan sikap tubuh berdiri mengarah pada gerakan bola.

2.      Posisikan kaki tumpu di samping bola, dan tekuk sedikit lutut dengan bahu posisi mengarah pada gerakan bola juga.

3.      Letakkan kedua lengan di sisi tubuh dengan agak terentang.

4.      Tarik ke belakang dan kunci pergelangan kaki yang kamu ingin pakai untuk mengumpan bola.

5.      Jika teman sudah siap, tungkai bisa ditarik ke belakang untuk kemudian diayunkan ke arah bola untuk mengumpankannya.

6.      Arahkan badan ke depan pada waktu kaki menendang

7.      Posisikan badan di depan dengan pandangan masih ke depan.





Cara Menahan Bola dengan Kaki Bagian Dalam

Sikap Awal

1.      Postur yang benar saat menahan bola dengan telapak kaki adalah diawali dengan sikap menghadap arah datangnya bola dan pusatkan pandangan ke arah gerakan bola.

2.      Putar pergelangan kaki yang akan digunakan menahan bola ke arah luar dan dikunci.

3.      Julurkan kaki yang akan digunakan menahan bola ke arah datangnya bola.

4.      Tarik kembali ke belakang mengikuti arah gerakan bola saat bola mengenai kaki bagian dalam, hingga gerak bola tertahan dan berhenti di depan badan.

Sikap Akhir

1.     Bawa berat tubuh ke depan bersamaan kaki yang tidak digunakan menahan bola dijadikan tumpuan berat badan.

2.      Pandangan ke depan.

 


Cara Menahan Bola dengan  Kaki Bagian Luar

Sikap Awal

1.      Berdiri menghadap arah gerakan bola.

2.      Letakkan kaki tumpu di samping bola.

3.      Sikap kedua lengan di samping badan agak terentang.

4.      Pergelangan kaki yang akan digunakan menghentikan diputar ke dalam dan dikunci.

5.      Pandangan terpusat pada bola.

6.      Tarik kaki yang akan digunakan menendang ke belakang, saat bola menyentuh kaki bagian luar.

7.      Perkenaan kaki pada bola tepat pada tengah-tengah bola.

Sikap Akhir

1.     Bawa berat badan ke depan bersamaan kaki yang tidak digunakan menahan bola dijadikan tumpuan berat badan

2.      Pandangan ke depan

 

Cara Menahan bola dengan punggung kaki

1.      Pemain bergerak ke arah bola.

2.      Tepat di bawah bola yang sedang melambung, angkatlah kaki ke depan atas yang digerakkan untuk menghentikan bola dengan punggung kaki.

3.      Tahanlah bola dengan menggunakan punggung kaki dengan sedikit sentuhan atau tarikan.

4.      Bola dijatuhkan di antara kedua kaki.

 Cara Melakukan Teknik Dribbling dalam Sepak Bola

Pada teknik dribbling, pemain harus menggunakan ketiga sisi kakinya untuk menggiring bola.

Ketiga sisi tersebut adalah kaki bagian dalam, bagian luar, dan punggung kaki. Berikut adalah cara melakukan teknik dasar dribbling sepak bola:

 


1. Kaki Bagian Dalam

Teknik dribbling menggunakan kaki bagian dalam umumnya dipakai ketika pemain menguasai bola dengan penuh, kemudian agar lebih mudah mengecoh lawan.

Bagian kaki dalam juga bisa menciptakan tendangan melambung yang akurat sebagai bentuk umpan kepada penyerang. Berikut ini cara melakukan dribbling sepak bola dengan kaki bagian dalam:

1.      Salah satu kaki melangkah ke depan dan berada di depan bola.

2.      Bagian kaki yang menghadap bola adalah kaki bagian dalam.

3.      Bola didorong dengan kaki secara perlahan. Kemudian, tidak jauh dari kaki ketika bola bergerak ke depan.

4.      Secara bergantian, kaki kanan dan kaki kiri digunakan untuk menggiring bola ke depan.

5.      Pandangan mata mengarah fokus ke depan.

 

2. Kaki Bagian Luar

Kaki bagian luar digunakan dalam teknik dribbling agar mudah mengecoh lawan dari sisi samping. Kaki bagian luar juga biasa digunakan untuk speed dribbling. Berikut ini adalah cara melakukannya:

1.      Berdiri dengan kaki terbuka.

2.      Salah satu kaki berada di depan (kaki melangkah).

3.      Kaki yang paling depan tepat berada di depan bola.

4.      Kaki depan digunakan untuk mendorong bola secara perlahan ke arah depan. Lalu, bagian kaki yang digunakan adalah kaki bagian luar.

5.      Bola yang digiring ke depan tidak jauh dari kaki atau jaraknya masih dekat.

6.      Giring bola ke depan secara bergantian dengan kaki kiri dan kanan. Kemudian, pandangan mata tertuju ke arah depan.

 

3. Kaki Bagian Atas (Punggung)

Teknik dribbling dengan menggunakan punggung kaki berfungsi untuk menggiring bola ke area pertahanan lawan dengan tingkat akurasi tinggi. Berikut ini adalah caranya:

1.      Kedua kaki di buka.

2.      Salah satu kaki yang berada di bagian depan dekat dengan bola.

3.      Bola didorong dengan kaki bagian tengah atau punggung kaki.

4.      Dorong secara perlahan dan tidak jauh dari kaki.

5.      Giring bola secara bergantian menggunakan kaki kiri dan kaki kanan agar kemampuan dribbling makin sempurna.

Rabu, 16 Maret 2022

Tutorial Teknik Permaian Bulutangkis

Servis forehand.

Forehand service bertujuan melambungkan bola ke bagian belakang. Umumnya dipakai dalam permainan tunggal (single).


Berikut cara melakukan Forehand service:

·         Shuttlecock harus dipukul dengan menggunakan tenaga penuh agar shuttlecock melayang tinggi dan jatuh tegak lurus di bagian belakang garis lapangan lawan.

·         Saat memukul shuttlecock, kedua kaki terbuka selebar pinggul dan kedua telapak kaki senantiasa kontak dengan lantai.

·         Perhatikan gerakan ayunan raket. Ke belakang, ke depan dan setelah melakukan pukulan, harus dilakukan dengan sempurna serta diikuti gerak peralihan titik berat badan dari kaki belakang kekaki depan yang harus langsung kontinu dan harmonis.

·         Biasakan selalu berkonsentrasi sebelum memukul shuttlecock.

·         Hanya dengan berlatih tekun dan berulang-ulang tanpa mengenal lelah, dapat mengusai teknik servis forehand tinggi dengan sebaik-baiknya.

 


Netting

Netting adalah jenis pukulan yang dilakukan di dekat net yang dipukul dengan sentuhan halus namun akurat. Tujuan dilakukan netting adalah supaya shuttlecock yang jatuh di bidang lawan jatuh sedekat mungkin dekat net. Koordinasi gerak kaki, lengan, keseimbangan tubuh, posisi raket dan shuttlecock saat perkenaan, dan tentunya konsentrasi saat memukul shuttlecock menjadi faktor penting

 

Prinsip dasar saat akan melakukan netting:

1.      Pegang raket se-rileks mungkin

2.      Shuttlecock harus diambil di atas atau setinggi mungkin

3.      Usahakan laju shuttlecock serendah mungkin dengan bagian atas net

4.      Usahakan jatuhnya shuttlecock serapat/sedekat mungkin dengan net

 

Cara latihan netting:

·         Berdirilah di belakang garis service kira-kira dua langkah dari jaring

·         Peganglah raket se-rileks mungkin

·         Kejarlah shutlecock yang datang di depan jaring

·         Posisi kaki kanan selalu berada di depan baik saat melakukan netting dengan forehand ataupun netting dengan backhand.

·         Agar netting lebih tipis bergulir di bidang lawan, sesaat sebelum shuttlecock tersentuh, buat tarikan kecil

·         Secara simultan dan bergantian arah dan sasaran pukulan bisa berbentuk lurus, silang di depan net atau bisa juga mendorong shuttlecock ke arah belakang.




Smash

Smash adalah pukulan overhead yang di arahkan ke daerah lawan secara menukik dan dilakukan dengan kekuatan penuh. Jenis pukulan ini identik sebagai pukulan menyerang, karena bertujuan untuk mematikan lawan. Jenis pukulan ini memiliki karakteristik keras serta laju shuttlecock berjalan cepat. Jenis pukulan ini membutuhkan kekuatan pada otot tungkai, bahu, lengan dan fleksibilitas pergelangan tangan.


Untuk melancarkan Smash, dapat di lakukan dengan cara stagnan (diam/berdiri) atau dapat juga sambil melakukan lompatan seperti yang dilakukan Lim Swie King atau Hariyanto Arbi.


Langkah melakukan smash:

·         Perhatikan posisi footwork pada saat akan melakukan smash.

·         Tangan, tubuh harus dalam keadaan rileks

·         Mulailah dengan lengan yang tidak memegang raket menunjuk ke arah shuttlecock sementara lengan yang memegang raket di angkat, dengan siku ditekuk dan pergelangan tangan tegak sehingga raket berada di atas dan menunjuk keatas

·         Putar bahu pada tangan yang memegang raket ke arah depan dan ke bawah

·         Usahakan sebisa mungkin (jika tidak melakukan smash lompat) pada saat bahu berputar, secara bersamaan ayunkan kaki yang searah dengan raket.

·         Sementara lengan bawah di ayun ke depan, lecutlah (tekuk) pergelangan tangan.

·         Shuttlecock yang mengenai raket harus berada di bagian tengah dengan permukaan raket yang rata. Titik tumpuan harus sedikit di depan.




Drive
Pukulan cepat dan mendadak yang banyak dilakukan dalam permainan ganda. Tujuannya untuk menghindari lawan menyerang atau memaksa lawan untuk mengangkat shuttlecock. Pukulan ini menuntut untuk trampil dalam memainkan grip raket, reflek yang cepat dan kekuatan dalam pergelangan tangan. Drive yang ditembak dapat secara diagonal menyilang atau lurus ke depan.


Hal-hal yang perlu diperhatikan:

1.      Pindahkan pegangan raket/grip dengan cepat

2.       Selain menggunakan kekuatan bahu, drive juga menggunakan Lecutan pada pergelangan tangan pada saat bola dipukul.

 

Langkah-langkah untuk melakukan Drive:

·         Peganglah raket seperti hendak melakukan pukulan forehand atau segera putar raket ke posisi hendak memukul backhand jika akan melakukan drive backhand.

·          Posisi kaki harus menunjuk ke arah sideline

·         Pegangan forehand dan gerakan backswing raket, sejajar dengan lantai dan juga telapak tangan

·         Gunakan unsur berat badan pada saat mengayunkan lengan raket ke depan

·         Pukul shutlecock dengan posisi di depan raket

·         Putar raket untuk melakukan pukulan drive menyilang

·         Ikuti secara alami sesuai dengan lengan raket




Lob
Pukulan lob adalah pukulan dalam permainan bulutangkis yang bertujuan untuk menerbangkan shuttlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke belakang garis lapangan lawan. Dalam bulutangkis terdapat dua jenis pukulan lob/overhead clear (Pukulan yang dilakukan di atas kepala), yaitu:

1.      Deep Lob /Clear: memukul tinggi shuttlecock hingga jatuh ke lapangan bagian belakang (Backout)

2.      Attacking Lob/Clear atau lob Serang: Memukul dengan ketinggian sedang tapi laju menuju lapangan bagian belakang (Backout)

 

Langkah melakukan Lob:

·         Letakkan posisi tangan pada pegangan forehand, pegang raket dan posisinya di samping bahu.

·         Posisi badan menyamping (Vertikal) dengan arah net. Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri dan pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.

·         Posisi dalam keadaan siap untuk memukul.

·          Ayunkan raket. pukul shutlecock seperti gerakan melempar (lecut pergelangan tangan saat raket mengenai shuttlecock).

·          Pada saat shuttlecock menyentuh raket, tangan harus lurus. Posisi akhir raket mengikuti arah bola, lalu dilepas, serang raket jatuh di depan badan.

·         Biarkan ayunan raket terus ke arah bawah pinggang, jangan ditahan

·         Setelah memukul, kaki kiri mendarat lebih dulu, di bagian depan kaki (agak berjingkat) badan harus condong ke depan.

·         Akan lebih baik jika saat melatih pukulan ini di bantu oleh teman di seberang lapangan yang bertugas sebagai sparing.




Dropshot
Drop Shot adalah pukulan yang dilakukan seperti smash. Perbedaannya hanya pada posisi raket pada saat akan melakukan pukulan. Jika smash di lakukan dengan kekuatan penuh, maka Dropshot hanya di pukul dengan dorongan atau sentuhan yang halus. Dropshot yang baik dilakukan jika jatuhnya shuttlecock dekat dengan net dan tidak melebihi garis ganda.


Pukulan Dropshot memiliki karakterisktik yang unik. Jatuhnya shuttlecock mesti dekat dengan jaring di daerah lawan. Faktor posisi tubuh, pegangan raket, gerak kaki dan perpindahan berat badan yang harmonis pada saat memukul menjadi faktor yang amat menentukan. Dropshot akan semakin mematikan jika dipadukan dengan gerak tipu.


Tahap melakukan Dropshot:

1.    Posisi tangan menggunakan pegangan forehand.

2.    Pegang raket dengan posisi menyamping badan (bahu).

3.    Genggam raket dengan rileks.

4.     Upayakan bergerak cepat untuk mendapatkan posisi badan berada di belakang shuttlecock.

5.    Pukul raket dengan posisi tangan lurus, dorong/sentuh shuttlecock dengan halus.

6.     Arahkan shuttlecock dengan arah bola melengkung ke sebelah kanan jika akan memberikan dropshot ke arah forehand dan arahkan bola melengkung ke kiri jika akan melakukan backhand.

7.    Posisi akhir raket mengikuti arah bola.

8.    Posisi gerak langkah sebelum dan setelah memukul harus diperhatikan.

9.    Pukulan jenis ini mengandung aspek kehalusan dan gerak tipu.


Jenis pukulan ini menjadi pukulan yang sering dilakukan. Jenis pukulan ini pula yang menjadi dasar dalam permainan bulutangkis. Forehand merupakan pukulan yang di ayun dari belakang badan kita dengan arah depan raket dan telapak tangan kita menghadap shuttlecock.

 



Kamis, 09 September 2021

Teknik Dasar Bulu Tangkis

Sama halnya dengan olahraga lainnya, bulu tangkis juga harus dimainkan dengan teknik-teknik tertentu. Pemain bulu tangkis harus menguasai sejumlah teknik dasar, mulai dari cara memegang raket hingga melakukan pukulan.

1. Cara Memegang Raket

Walau terlihat sepele, pemain harus bisa memegang raket dengan benar. Tujuannya agar raket tidak gampang terlepas dan bisa dikendalikan dengan mudah. Memegang raket dengan benar juga bisa menghasilkan tenaga yang kuat sehingga pukulannya pun bisa sempurna.

Teknik memegang raket sebagai berikut.

a)      Teknik forehand

·        Posisi bagian atas (kepala) raket menyamping.

·        Raket dipegang seperti ketika kita sedang berjabat tangan dengan orang lain.

·        Letak antara ibu jari dan jari telunjuk diberi jarak yang berbentuk seperti huruf V.

·         Tiga jari yang lainnya (jari tengah, jari manis, dan kelingking) menggenggam erat raket.

b)      Teknik backhand

·         Posisi bagian atas (kepala) raket menyamping.

·         Posisi ibu jari lurus dan terpisah dengan empat jari lainnya.

·         Empat jari yang lain (jari telunjuk, jari tengah, jari manis, dan kelingking) memegang erat raket.




2. Posisi Badan atau Sikap Berdiri (stance)

Sikap berdiri dalam olahraga ini membutuhkan keseimbangan. Dalam hal ini, pemain tidak hanya berdiri tetapi juga harus dalam posisi siap bermain.


Sikap berdiri dalam bulu tangkis:

·         Badan bertumpu pada kedua kaki,

·         Kedua kaki dibuka selebar bahu dan agak ditekuk. Bisa juga salah satu kaki ke depan dan yang lainnya sedikit ke belakang, dan

·         Tangan agak diangkat dan ditekuk sehingga raket sejajar dengan dada atau kepala.


3. Kerja Kaki (footwork)

Bulu tangkis menuntut para pemainnya untuk bergerak lincah dan cepat, karena itu kerja kaki atau footwork punya peran yang sangat penting di dalam permainan. Kaki tidak hanya untuk memposisikan badan, tetapi juga jadi tumpuan sekaligus pusat keseimbangan tubuh.


4. Servis Bulutangkis

Servis artinya memukul kok untuk memulai permainan. Kok yang dipukul harus mengarah pada area lawan dan melewati net. Teknik servis sendiri ada tiga macam, yaitu sebagai berikut.

·       Forehand Pendek -> Pemain memukul kok dengan tidak begitu kuat. Akibatnya, kok meluncur dan akan jatuh di sekitar net atau di area depan tim lawan.

·         Forehand Tinggi -> Teknik ini dilakukan untuk membuat kok melambung tinggi dan jatuhnya cukup jauh dari area net. Teknik ini bertujuan agar kok bisa jatuh di belakang pemain lawan sehingga mereka kesulitan untuk mengembalikannya.

·         Backhand -> Servis backhand dilakukan dengan tenaga sedang. Tujuannya agar kok bisa jatuh di dekat garis serang lawan dan mendarat setelah sedikit melewati net. Hal ini juga bertujuan agar lawan kesulitan mengembalikan serangan.


5. Posisi Badan Ketika Memukul (Hitting Position)

Posisi badan ketika memukul kok dalam bulu tangkis juga sangat mempengaruhi kualitas dari pukulan dalam permainan bulu tangkis, bukan hanya cara memukul kok.

Berikut cara memposisikan badan yang benar secara lebih detail :

·         Posisi badan diusahakan menyamping ke arah net.

·         Kaki kanan berada di belakang kaki kiri.

·         Posisi badan berada di belakang kok.

·         Sedikit menarik ke belakang bahu bagian kanan.

·         Melakukan pergantian pada posisi bahu kanan dan kiri ketika sedang melakukan berapa pukulan.

 

6. Cara Memukul

Teknik memukul dan mengembalikan serangan kok bisa bermacam-macam. Setiap tekniknya juga bisa menjadi penentu kemenangan tim. Setidaknya, ada lima jenis yang patut Anda ketahui, yaitu pukulan lob, drop shot, drive, netting, dan smash.

a)      Lob

Teknik ini dilakukan dengan cara memukul kok agar bisa terbang setinggi mungkin dan jatuhnya di belakang garis lapangan area tim lawan. Pukulan seperti ini biasanya akan membuat lawan kewalahan sehingga mereka pun jadi cepat lelah.

b)       Drop shot

Pukulan drop shot bertujuan untuk mematikan pergerakan lawan. Pukulannya dilakukan secara lurus dan menggunakan tenaga kecil atau pelan, tujuannya agar kok bisa jatuh di sekitar net.


Teknik ini sering digunakan untuk mengecoh lawan. Pemain biasanya akan melompat dan berpura-pura hendak smash sehingga tim lawan pun bersiap-siap di area belakang. Akan tetapi, pukulan yang dilakukan ternyata adalah drop shot dan kok justru jatuh di dekat net.

c)      Drive
Drive adalah jenis pukulan yang mendatar. Arah pukulannya bisa lurus atau menyilang untuk menyasar sisi samping tim lawan. Teknik ini biasanya dilakukan untuk menyerang maupun mengembalikan serangan dengan cepat.

d)      Netting
Sesuai namanya, ini adalah jenis pukulan yang bertujuan agar kok jatuh tepat di net setelah berhasil melewatinya. Pukulan netting ini cukup sulit dilakukan karena butuh akurasi tinggi. Bila berhasil, tim lawan akan kesulitan mengembalikan serangan.

e)      Smash
Smash adalah jenis pukulan yang bertujuan untuk menyerang sekaligus mematikan gerakan lawan. Pukulannya sendiri sangat keras dan menukik ke bawah. Untuk melakukan smash, pemain harus memukul kok dengan sekuat tenaga.Tujuannya agar kok bisa melaju cepat dan lawan tidak sempat untuk mengembalikan serangan. Smash juga biasanya dilakukan dengan cara melompat untuk menghasilkan serangan yang cepat, kuat, dan arahnya menukik tajam ke bawah lapangan.