Sabtu, 25 Juli 2020

Teknik-Teknik Dasar Sepak Bola

Pada permainan sepak bola pastinya memiliki teknik-teknik yang dapat dilakukan ketika sedang memainkan permainan tersebut. Teknik-teknik ini pun dapat membantu Anda dalam mengecoh lawan maupun menendang bola dengan baik agar bola melambung sejauh mungkin. Berikut adalah 9 teknik dasar sepak bola : 


1. Teknik Dribbling (Menggiring Bola)

Teknik dribbling bisa dilakukan dengan cara Anda harus membawakan bola tersebut menggunakan kaki dan Anda juga dapat mengontrol kecepatan bola tersebut.
Closed Dribbling dan Speed Dribbling

drible

Pada teknik dribbling ada yang disebut dengan teknik Closed Dribling, teknik ini adalah teknik menggiring bola yang bisa Anda lakukan dengan cara mengontrol dan menggiring bola dengan benar, serta Anda juga bisa melakukannya ketika Anda dihambat atau diapit pemain lainnya yang merupakan tim dari lawan.

Sedangkan Speed Dribling adalah teknik yang mana Anda dapat berlari, membuang bola ke arah depan, dan mengejar bola tersebut. Tidak hanya itu, ada tidak 3 teknik dasar menggiring bola lainnya, yakni menggiring bola menggunakan kaki sisi luar, kaki sisi dalam, dan punggung kaki. 

 

Teknik drible dengan kaki bagian dalam

·         Usahakan arah pandangan mata menatap lurus kearah depan.

·         Putarlah pergelangan kaki Anda ke arah luar.

·         Selanjutnya Anda dapat memulai mendorong bola menggunakan kaki sisi dalam.

·         Terakhir lakukan hal tersebut berulang kali dan Anda dapat menghentikan bola tersebut dengan telapak kaki Anda.

·          

Teknik drible dengan kaki bagian luar

·         Usahakan arah pandangan mata menatap lurus kearah depan.

·         Putarlah pergelangan kaki Anda ke arah dalam.

·         Selanjutnya Anda dapat memulai mendorong bola menggunakan kaki sisi luar.

·         Terakhir lakukan hal tersebut berulang kali dan Anda dapat menghentikan bola tersebut dengan telapak kaki Anda.

 

 2. Teknik Kicking (Menendang Bola) 

Seperti yang sudah Anda lihat pada permainan sepak bola, sebagian besar dalam permainan tersebut sangat didominasi dengan aksi menendang bola. Maka dari itu teknik dasar sepak bola selanjutnya yaitu teknik menendang bola atau kicking. 

tendangan

Anda dapar menggunakan 3 teknik dalam menendang bola ini, yaitu menggunakan kaki sisi luar, kaki sisi dalam, dan juga pada punggung kaki. Teknik-teknik tersebut bisa Anda praktekkan dengan harus memfokuskan pandangan Anda ke arah gawang yang akan menjadi target Anda, dan kemudian posisikan badan Anda. 

 Lalu Anda dapat menaruh satu kaki kanan ataupun kaki kiri Anda pada sisi disamping bola. Dan terakhir, Anda mengayunkan kaki Anda untuk menendang bola dan memfokuskan tenaga Anda pada daerah atas telapak kaki serta pandangan Anda ke sisi yang sudah Anda targetkan. 

 

3. Teknik Passing (Mengoper Bola)

Teknik yang selalu dipakai oleh pemain bola untuk memberikan bola kepada temannya yaitu teknik passing, dimana teknik passing adalah teknik untuk mengoper bola kepada teman sesama tim. Mengoper dan menerima bola juga harus dikuasai oleh pemain sepak bola, dan teknik ini terdapat 3 cara yaitu dengan menggunakan kaki bagian luar, kaki bagian dalam, dan juga punggung kaki.

passing

Teknik passing dapat Anda lakukan dengan cara Anda harus memposisikan badan Anda menghadap ke arah bola terlebih dahulu, selanjutnya Anda dapat fokus pada arah pemain yang nantinya Anda akan mengoper bola tersebut, kemudian Anda dapat menarik sekaligus mengayunkan kaki Anda yang nantinya Anda akan menendang bola ke arah pemain lain, dan jangan lupa Anda harus menyesuaikan power yang ada di kaki Anda agar disesuaikan dengan jangkauan pemain yang Anda oper. 


4. Teknik Menahan Bola 

Setelah menguasai teknik passing atau mengoper bola, Anda juga harus menguasai teknik menahan bola. Dimana teknik ini akan sangat berguna ketika Anda mendapatkan bola yang telah dioper dari teman Anda. 

Anda dapat menahan bola dengan menggunakan dada, kaki, dan juga paha. Tidak hanya itu, Anda juga dapat menahan bola menggunakan kaki, yaitu kaki bagian luar, kaki bagian dalam, telapak kaki, dan juga punggung kaki. 


5. Teknik Heading (Menyundul Bola)

Menyundul bola akan sangat berguna untuk Anda apabila Anda tidak bisa mencapai bola yang jaraknya terlalu tinggi dari Anda, yang mana hal tersebut memiliki tujuan untuk dapat memasukkan bola ke gawang lawan dan mengoper bola. Teknik ini dapat Anda praktekkan dengan cara Anda harus dapat memposisikan tubuh Anda terlebih dahulu dan kemudian Anda harus menunggu waktu yang pas untuk melompat ketika bola akan datang. 

Yang terpenting adalah, Anda harus menggunakan dahi untuk dapat menyundul bola, bukan menggunakan ubun-ubun kepala. Hal tersebut berguna agar Anda dapat mengendalikan bola sesuai dengan keinginan Anda dan bola tersebut akan segera meluncur dengan bertenaga dan juga terarah.

sundulan

 
6. Teknik Intercepting (Merebut Bola)

Teknik Intercepting ini dapat Anda gunakan ketika Anda mau merampas bola dari kaki pemain lawan. Sebelum melakukan teknik ini, Anda harus bisa membaca terlebih dahulu pergerakan dari lawan. 

Anda pun juga dapat menahan laju dari umpan musuh. Karena teknik ini adalah teknik terpenting untuk dapat bertahan pada seranan lawan, tetapi Anda harus berhati-hati, dan rebutlah bola tersebut , jangan kakinya. Karena apabila Anda salah, Anda bisa diberikan peringatan. 

 

7. Teknik Merampas Bola (tackling)

Sama seperti teknik intercepting, teknik mencedok atau menyapu bola juga merupakan suatu teknik yang berguna untuk dapat bertahan pada serangan yang lawan lakukan. Tetapi, Anda juga harus berhati-hati ketika akan mempraktekkan teknik yang satu ini, karena dinilai sangat beresiko. Apabila salah melakukannya, Anda dapat mencederai lawan Anda dan Anda bisa mendapatkan kartu kuning dari wasit. 

Cara teknik ini yaitu Anda harus dapat menyesuaikan kecepatan Anda dari musuh, selanjutnya Anda dapat menjatuhkan badan sambil meluruskan satu kaki Anda agar dapat menahan kecepatan bola. 

 

8. Teknik Melempar Ke Arah Dalam 

Saat bola telah keluar dari bagian kiri ataupun bagian kanan lapangan, Anda dapat menggunakan teknik yang satu ini. Cara untuk melakukannya yaitu dengan cara Anda hanya perlu melemparkan bola dengan menggunakan kedua tangan Anda, dan Anda harus memposisikan kedua tangan pada belakang kepala. 

lemparan

Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, Anda dapat dapat menjinjitkan kaki Anda supaya lemparan Anda dapat lebih kuat dan kemudian teman Anda pun bisa menangkap bola yang Anda lempar. 


9. Teknik Goalkeeping (Menangkap Bola)

Teknik goalkeeping biasanya digunakan oleh pemain yang menjadi penjaga gawang, atau biasa disebut kiper. Teknik ini juga merupakan sebuah teknik yang sangat penting sebagai sebuah pertahanan terakhir yang ada dalam tim. 

Untuk dapat melakukan teknik ini, Anda harus terus melatih refleks Anda ketika menangkap bola, yaitu pada arah bola kekiri dan kekanan. 

Kamis, 23 Juli 2020

SEJARAH BOA VOLI DAN PERATURAN

Sejarah Bola Voli Dunia

Untuk peraturan dari permainan voli itu sendiri pun juga ditemukan oleh William G Morgan yang merupakan penemu dari permainan voli ini. Dengan membuat sebuah jaring yang tingginya mencapai 1,98 meter dan dipasang di tengah lapangan yang berukuran 7,6 x 15,2 meter. Durasi permainan voli, setiap pertandingannya terdapat 9 sesi atau 9 babak yang terdiri dari 3 kali servis dari masing-masing tim di setiap sesinya. 

BOLA VOLI KLASIK


Pada tahun 1896, permainan olahraga Mintonettee ini diubah dengan nama ‘Volleyball’ atau dalam bahasa Indonesianya adalah ‘Bola Voli’. Perubahan nama ini dirayakan sekaligus dikenalkan kepada publik dengan mengadakan pertandingan yang merupakan pertandingan bola voli pertama kali diadakan di YMCA Training School. 

Hal ini bermula dari undangan kepada William G. Morgan dari Dr. Luther Halsey Gulick yang merupakan Executive Director of Departement of Pyisical Education of the International Committee of YMCA. Undangan tersebut berisi bahwa William diminta untuk mendemonstrasikan permainan yang telah ia ciptakan. Dan demonstrasi itu akhirnya berjalan lancar yang diselenggarakan di stadion kampus YMCA yang baru. 

Dalam demonstran tersebut, William telah membawa dua tim sekaligus untuk mempertunjukkan bagaimana permainan bola voli itu. Dan setiap timnya terdiri dari 5 orang sebagai anggota tim. Bahkan usai permainan, William juga menjelaskan kepada para tamu bahwa permainan voli ini merupakan olahraga yang fleksibel, karena dapat dimainkan di dalam gedung maupun di luar gedung yang lebih leluasa gerakannya. 

Selain itu, Morgan juga menyebutkan bahwa permainan ini sebenarnya tidak ada batasan pemain dalam melakukan permainan ini. Sehingga pemain pun bisa saja lebih dari 5 orang setiap timnya. Inti dari permainan bola voli ini adalah dengan mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net dari daerah tim, ke daerah lawan. 

Berkembang Ke Seluruh Dunia 

Karena adanya perkembangan zaman, segala sesuatu membutuhkan inovasi agar kita dapat berjalan seefektif mungkin. Begitu juga dengan permainan bola voli ini. Permainan ini mulai mengalami sedikit perubahan pada peraturan permainan. 

Kalau dulu, permainan ini hanya mengenal servis saja. Gerakan atau serangan untuk tim lawan yang dilakukan pertama kali dalam suatu pertandingan. Nah, di tahun 1916, peraturan permainan voli pun mulai berkembang dengan adanya spike atau smash. Setelah 4 tahun berjalan, alias pada tahun 1920, peraturan permainan voli ini ditambah dengan adanya 3 kali sentuhan dan skor akhir pun juga ikut berubah yang awalnya hanya 15 poin, kini berubah menjadi 21 poin. 

Pada tahun 1900, permainan voli pun mulai merambah ke berbagai Negara lain seperti Amerika. Dan kota di Negara Amerika yang paling sering memainkan permainan voli adalah kota Kanada. Pada tahun 1974, permainan bola voli mulai tersebar ke seluruh dunia dengan adanya pertandingan bola voli di Polandia. Bahkan peserta pertandingan pun tidak sedikit yang mengikuti. 

Melihat adanya antusiasme yang dimiliki para peserta pemain bola voli, maka para ahli permainan ini pun mulai mencetuskan untuk membuat sebuah federasi yang menaungi beberapa organisasi bola voli yang masih berskala kecil. Federasi tersebut bernama Federasi Bola Voli Internasional atau International Voli Ball Federation (IVBF). Pada masa itu, IVBF masih beranggotakan 15 orang dan bertempatan di Paris. 

Sejarah Voli di Indonesia 

Olahraga voli masuk ke Indonesia ketika Belanda mulai menjajah Indonesia pada tahun 1928. Namun, pada masa itu, permainan ini masih hanya dimainkan oleh Bangsa Belanda dan para bangsawan saja. Hal itu terjadi karena pada masa itu, pengembangan olahraga juga termasuk olahraga voli di Indonesia hanya dilakukan oleh guru-guru pendidikan jasmani saja. Dan guru-guru tersebut adalah orang-orang Belanda. 

Seiring berjalannya waktu, permainan voli mulai dikembangkan bukan oleh para guru pendidikan jasmani saja, melainkan para tentara pun juga ikut andil dalam mengenalkan dan mengembangkan permainan voli di Indonesia. Biasanya, mereka bermain voli di asrama-asrama mereka, yaitu lapangan terbuka. Bahkan mereka pun tak tanggung-tanggung sampai mengadakan pertandingan voli antar kompeni pada masa itu. Tersebar dan berkembanglah permainan voli di Indonesia. 

Terbentuknya PBVSI 

Permainan olahraga bola voli mulai berkembang dengan pesat di Indonesia. Hal ini telah dibuktikan dengan adanya beberapa klub bola voli di kota-kota besar di Indonesia. Dengan adanya fenomena demikian, maka tercetuslah inisiatif para pemain dan penggemar bola voli untuk mendirikan PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia). PBVSI pun resmi didirikan pada tanggal 22 Januari 1955, di kota Jakarta. Peresmian PBVSI ini diwarnai dengan adanya kejuaraan bola voli skala Nasional untuk yang pertama kalinya. 

Pada saat itu, W. J. Latumenten adalah orang yang pertama kali menjabat sebagai ketua PBVSI. Setelah adanya PBVSI sebagai induk organisasi di Indonesia, maka pada tanggal 28 sampai 30 Mei 1955 pun diadakannya kongres dan kejuaraan skala nasional pertama kalinya. Kongres dan kejuaraan nasional tersebut diadakan di Jakarta. Peresmian PBVSI ini mendatangkan semangat dalam mengembangkan permainan bola voli di Indonesia. Hingga sekarang, semangatnya pun masih terasa. 

Pertandingan Resmi 

Sama seperti bola voli yang melambung ke atas ketika diservis oleh pemain. Dari waktu ke waktu, permainan bola voli mulai melambung tinggi di Indonesia setelah adanya Asian Games IV pada tahun 1962 dan dilanjutkan dengan Ganefo I di tahun berikutnya, yaitu 1963. Permainan bola voli mulai melambung untuk semua kategori yaitu untuk pria maupun wanita. 

Di acara resmi Pekan Olahraga Nasional kedua (PON II) yang diadakan di Jakarta pada bulan Oktober 1951, permainan bola voli pun mulai diakui dengan adanya pertandingan dalam acara tersebut. Sehingga dapat dikatakan bahwa pada waktu itu adalah waktu pertama kalinya permainan bola voli di Indonesia dipertandingkan. Dan hingga sekarang pun olahraga permainan bola voli ini menjadi salah satu cabang olahraga resmi yang selalu ada di setiap kejuaraan olahraga di Indonesia. 

Olahraga permainan bola voli ini sangat mudah sekali tersebar ke seluruh pelosok, bahkan daerah-daerah kecil di Indonesia. Hal ini dimungkinkan adanya beberapa asalan sebagai berikut: 
  1. Tidak memerlukan lapangan yang luas. 
  2.  Mudah dimainkan. 
  3. Permainan yang menyenangkan
  4. Alat yang digunakan dalam permainan cukup sederhana. 
  5. Kecil kemungkinan terjadinya resiko kecelakaan.
  6. Bahkan dapat dimainkan di tempat terbuka seperti alam bebas maupun ruangan tertutup seperti gedung. Tempat terbuka ini contohnya adalah voli pantai.
  7. Dapat dimainkan oleh banyak orang. 

Itu sebabnya kenapa olahraga permainan bola voli ini dimasukkan ke dalam pendidikan di sekolah-sekolah bahkan pada sekolah dasar. Karena pemerintah di Indonesia melihat semangat para pelaku bola voli ini yang penuh semangat dalam menyebarkan dan mempertahankan sportifitas dalam bermain bola voli.

Peraturan Permainan Bola Voli


1. Jumlah Pemain
 

Permainan bola voli memiliki jumlah pemain sebanyak 6 orang setiap tim, dan memiliki 6 pemain cadangan. Jadi setiap tim mempunyai jumlah 12 orang yang dapat main bergantian. Setiap pemain memiliki tugas tersendiri seusai posisi mereka masing-masing. 


2. Kelengkapan Pemain

Pemain bola voli harus menggunakan alat-alat pelengkap ketika akan bertanding. Alat pelengkap ini biasanya yang dapat membantu mengurangi risiko cedera seperti sepatu, deker lutut, deker siku, dan lain sebagainya. 


3. Rotasi / Perputaran Pemain

 Dalam bola voli tentu kita telah mengenal adanya pergeseran pemain. Sebenarnya mengapa hal tersebut diterapkan? Ini dikarenakan para pemain mempunyai peran tersendiri didalam lapangan, terlebih lagi perputaran pemain tidak boleh salah. Apabila terjadi kesalahan maka bisa menjadi poin gratis untuk lawan. Perputaran pemain harus searah dengan jarum jam. Untuk lebih jelasnya silahkan kalian baca posisi pemain beserta tugasnya pada postingan sebelumnya. 


4. Ukuran Lapangan Bola Voli 

UKURAN LAPANGAN BOLA VOLI


Ukuran lapangan bola voli sesuai peraturan FIVB adalah berbentuk persegi panjang dengan panjang 18m dengan diparuh 9m untuk kedua tim dengan batas net. Sedangkan lebar lapangannya sendiri adalah 9m. Ukuran ini tidak dapat dirubah ya karena merupakan sebuah "mandat" alias peraturan wajib dari FIVB untuk semua jenis lapangan bola voli. 


5. Lama Permainan Bola Voli 

Pertandingan bola voli memiliki sistem poin, terdiri dari 3 set dan masing-masing set memiliki 25 poin yang harus diperoleh oleh masing-masing tim jika ingin memenangkan set. Jika sebuah tim telah menang 2 kali dan kalah 1 kali, maka masih ada set ke-4 dan set ke-5 untuk menentukan siapa pemenangnya. Karena untuk menjadi pemenang, salah satu tim harus memenangkan 3 set. Tidak masalah berurutan atau tidak. 


6. Ukuran Bola Voli 

Tentu saja ukuran bola voli sudah diatur dan ditetapkan oleh FIVB. Ukuran bola voli yang telah ditetapkan oleh FIVB adalah berukuran 4 dan memiliki diameter 65cm dengan berat 250g yang mempunyai tekanan udara 0,48 kg/cm2 – 0,52 kg/cm2. Bola voli sebaiknya memiliki bahan yang empuk dan tidak menyakiti tangan. 

BOLA VOLI

7. Jaring Net Bola Voli 

Panjang net bola voli berkisar antara 9.5-10m dengan lebar 1m. Untuk ketinggian net bola voli tergantung dari jenis regunya. Untuk regu putra memiliki tinggi net 2.4m dan 2.2m untuk regu putri. 


8. Pemimpin Pertandingan Bola Voli 

Pertandingan bola voli harus memiliki pemimpin untuk mengatur dan memipin pertandingan. Wasit dalam bola voli terdiri dari wasit utama yang bertugas sebagai pemimpin pertandingan. Wasit kedua sebagai pembantu wasit utama. Sedangkan wasit ketiga bertugas sebagai pencatat skor. Dengan dibantu dengan 4 linesman yang masing-masing menjaga garis pembatas lapangan voli untuk menentukan masuk atau keluarnya bola. 

Pelanggaran Pada Permainan Bola Voli.

Dalam peraturan bola voli, pelanggaran tidak hanya dapat disebabkan karena fisik. Kesalahan-kesalahan mendasar yang tidak seharusnya dilakukan juga merupakan sebuah pelanggaran. Berikut pelanggaran-pelanggaran dalam voli : 

·         Saat melakukan servis, pemain menginjak garis tepi lapangan 

·         Pemain menyentuh net secara sengaja maupun tidak

·         Kaki melewati garis net ke pertahanan lawan 

·         Berbicara kasar dan over reacting kepada

·         Memprovokasi lawan. Dalam beberapa kasus, memprovokasi lawan dapat menyebabkan ganjaran kartu kuning 

·         Meninggalkan lapangan karena alasan tertentu saat permainan sedang

·         Menginjak garis pada saat melakukan smash diarea garis 3m 

·         Salah melakukan perputaran pemain 

·         Menyentuh bola lebih dari 3x 

·         Pemain libero ikut melakukan blocking ketika ada smash dari musuh 

·         Double (biasanya terjadi saat passing atas) 

Selasa, 21 Juli 2020

Sejarah Sepak Bola

Sejarah Sepak Bola Dunia

Sejarah sepak bola sebagai olahraga digemari sejak abad ke-2 M sampai abad ke-3 M di Negara Cina. Pada masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan cara memasukkan dalam jaring kecil yang disebut dengan Tsu Chu.

sepak bola klasik

Permainan sepak bola juga dimainkan di Jepang dengan istilah lain yaitu Kemari. Pada sekitar abad ke-16 sepak bola juga digemari di Negara Italia.

Kemudian permainan sepak bola banyak ditemukan di berbagai negara seperti Inggris, Meksiko, Romawi, Amerika Tengah bahkan Romawi Kuno.

Namun pada saat sepak bola sampai ke Inggris, pada tahun 1365 Raja Edward III melarang untuk memainkan sepak bola tersebut,dikarenakan dalam permainan sepak bola terjadi banyak kekerasan dan juga berbagai tindakan yang brutal.

Kemudian  pada tahun 1360 Raja Edward III mengizinkan kembali berlakunya permainan sepak bola di tanah inggris tersebbut. Namun permainan sepak bola tidak ada perubahan, tetap penuh dengan kekerasan dan juga tindakan brutal dari beberapa pemain.

sepak bola klasik

Hingga pada tahun 1572, Ratu Elizabeth I melarang kembali permainan sepak bola tanpa adanya sebuah kompromi dan juga disertai sanksi tegas kepada orang yang masih melakukan permainan sepak bola yakni dengan memenjarakan orang tersebut.

Namun akhirnya larangan untuk tidak melakukan permainan sepak bola dicabut kembali oleh Raja Charless II pada tahun 1680.

Sejarah sepakbola modern berdasarkan tahun:

1. Pada tahun 1863 sebuah asosiasi sepakbola Inggris dibentuk.

2. Pada tahun 1885 ada pertandingan sepakbola di luar Inggris, yaitu Kanada melawan Amerika

3. Pada tahun 1886 sebuah pertemuan diadakan untuk pertama kalinya untuk membahas pembentukan kelompok,  yaitu asosiasi sepakbola dunia

4. Pada tahun 1888 ada seorang wasit yang menjadi pemain sepak bola.

5. Pada tahun 1904, Federasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) do France dibentuk, terdiri dari Swedia,  Swiss, Spanyol, Belanda, Belgia, Prancis.

 

FEDERATION INTERNATIONALE DE FOOTBALL ASOCIATION (FIFA)

 

Sejarah Sepak Bola Fifa
  1. Federasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) didirikan pada tahun 1904 di Prancis. FederasiFederasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memiliki slogan “UNTUK GAME, UNTUK DUNIA”.
  2.  FIFA adalah badan sepak bola internasional, FIFA juga mempromosikan sepakbola, mengatur transfer pemain antar tim, memberikan gelar kepada pemain sepakbola terbaik di dunia dan menerbitkan daftar peringkat dunia FIFA setiap bulan
  3.  Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menyediakan kode tiga huruf (FIFA Tigram) untuk negara-negara anggota dan anggota non-FIFA. Sejauh ini ada 209 negara yang bersatu di FIFA.
  4.  Markas besar Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terletak di Zurich, Swiss. Kompetisi terpenting FIFA adalah pertandingan sepak bola di seluruh dunia atau yang sering kita sebut piala dunia.
  5. Di babak final piala dunia adalah pertunjukan paling populer yaitu Olimpiade.
  6. BBC adalah stasiun televisi pertama yang menyiarkan program sepakbola pada tahun 1938 dan pada tahun 1966 menggunakan fungsi pengulangan di setiap pertandingan sepak bola.
  7. FIFA kemudian melebarkan sayapnya dengan membentuk serangkaian badan asosiasi regional yang terdiri dari beberapa negara, yaitu:
  8. UEFA atau Persatuan Asosiasi Sepak Bola Eropa. Didirikan pada tahun 1954 dengan 53 anggota yang mengawasi negara-negara Eropa. Turnamen utama UEFA adalah Kejuaraan Eropa UEFA.
  9. CAF atau Konfederasi Sepak Bola Afrika. Didirikan pada tahun 1957 dengan 53 anggota + 2 mitra yang mengawasi negara-negara Afrika. Turnamen utama adalah Piala Afrika.
  10.  Konfederasi Sepak Bola AFC atau Asia. Didirikan pada tahun 1954 dengan 46 anggota yang mengawasi negara- negara Asia. Turnamen AFC utama adalah Piala Asia.
  11. . CONMEBOL atau Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan. Didirikan pada tahun 1916 dengan 10 anggota yang mengawasi negara-negara Amerika Selatan. Turnamen utama adalah Copa América.
  12.  CONCACAF atau Asosiasi Sepak Bola Konfederasi Utara, Amerika Tengah dan Karibia. Didirikan pada tahun 1961 dengan 40 anggota yang mengawasi Amerika Utara, Amerika Tengah dan Karibia. Turnamen Piala Emas CONCACAF utama.
  13. Konfederasi Sepakbola OFC atau Oseania. Didirikan pada tahun 1966 dengan 11 anggota + 6 mitra yang mengawasi negara-negara di Oceania. Turnamen utama adalah Piala OFC Nations.

Sejarah Sepak Bola Indonesia


Penjajahan bangsa Indonesia memberikan banyak pengaruh kepada bangsa Indonesia. Salah satu pengaruh yang dibawa saat itu adalah masuknya sepak bola sehingga masyrakat Indonesia mengenal sepak bola.

indonesia klasik

Sepak bola dikenalkan oleh negara China untuk menunjukkan superioritas mereka. Hal ini dibuktikan dengan terbentuknya perkumpulan UMS di Jakarta. Oleh sebab itu, sepak bola Indonesia mengalami kemajuan yang pesat.


Kemajuan sepak bola Indonesia saat itu menyebabkan dibentuknya badan naungan sepak bola Indonesia yang dinamai sebagai Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 19 April 1930 di Yogyakarta. Peristiwa ini berlangsung sebelum Indonesia mengikuti Piala Dunia tahun 1938

 


Jumat, 17 Juli 2020

Peraturan Permainan Sepak Bola





Pasal 1 ( Lapangan Permainan) 

Lapangan permainan sepakbola harus berbentuk empat persegi panjang dan di tandai dengan garis-garis. Garis samping harus lebih panjang dari garis gawang. Lapangan sepakbola berukuran international memiliki panjang lapangan 100 – 110 meter, dan lebar lapangan 64-75 meter. 

Lapangan sepakbola ditandai dengan garis-garis yang berukuran tidak lebih dari 12 cm. Lapangan permainan dibagi 2 bagian oleh sebuah garis tengah yang memiliki lingkaran tengah yang berukuran 9,15 meter. Lapangan sepakbola harus memiliki daerah gawang yang berukuran 5,5 meter dan daerah penalti yang berukuran 16,5 meter, dengan memiliki titik penalti yang berjarak 11 meter dari garis gawang. 
Ukuran Lapangan Sepakbola

Pasal 2 ( Bola ) 
Bola yang digunakan harus berbentuk bundar/bulat, terbuat dari kulit atau bahan lain yang sesuai, Lingkaran tidak lebih dari 70 cm dan tidak kurang dari 68 cm, mempunyai berat 410-450 gram dan tekanan udara 0,6-1,1 atm. bola
Pasal 3 ( Jumlah Pemain ) 

Suatu permainan sepakbola dimainkan oleh 2 tim, masing-masing tim paling banyak terdiri dari 11 pemain dan satu diantaranya menjasi penjaga gawang. Suatu pertandingan tidak boleh dimulai apabila pemain dari salah satu tim kurang dari 7 orang. 

Pasal 4 ( Perlengkapan Pemain ) 

Perlengkapan dasar/utama yang wajib dipakai oleh seorang pemain terdiri dari: baju kaos atau kemeja olahraga, celana pendek, kaos kaki, pelindung tulang kering pada kaki, dan sepatu. Dengan catatan, dalam satu tim warna kaos harus sama dan penjaga gawang memakai warna kaos yang berbeda dengan pemain yang lainnya. 

Pasal 5 ( Wasit ) 
Setiap pertandingan sepakbola dipimpin oleh seorang wasit yang wewenangnya mutlak dalam menegakan peraturan permainan pada pertandingan dimana ia ditugaskan.Keputusan mengenai fakta-fakta yang berkaitan dengan permainan, termasuk ada atau tidaknya sebuah gol dijaringkan dan hasil suatu pertandingan adalah final 

Pasal 6 ( Asisten Wasit ) 

Setiap pertandingan sepakbola, wasit dibantu oleh 2 orang asisten wasit, yang bertugas untuk mengawasi (mengamati) jalannya suatu pertandingan sesuai dengan peraturan permainan. 

Pasal 7 ( Lamanya Pertandingan ) 

Pertandingan sepakbola berlangsung selama dua babak, setiap babaknya memiliki waaktu 45 menit, dengan waktu istirahat 15 menit disetiap babak. 

Pasal 8 ( Memulai dan Memulai Kembali Permainan ) 

Kick Off adalah suatu cara untuk memulai permainan. kick off juga dilakukan apabila terjadinya gol, dan pada permulaan babak kedua. 

Pasal 9 ( Bola di Dalam dan Diluar Pertandingan ) 

Bola berada diluar permainan apabila: bola sepenuhnya melewati garis gawang atau garis samping baik berada di tanah atau di udara, dan apabila permainan dihentikan oleh wasit. Bola dikatakan dalam permainan apabila bola tidak keluar lapangan. 

Pasal 10 ( Cara Mencetak Gol ) 

Di dalam permainan sepakbola Gol tercipta bila bola sepenuhnya melewati garis gawang, diantara kedua tiang gawang dan di bawah mistar gawang, asalkan sebelum itu tidak terjadi pelanggaran terhadap peraturan permainan yang dilakukan oleh tim yang memasukan gol. 

Pasal 11 ( Offsaid ) 

Di dalam permainan sepakbola, bila seorang pemain berada pada posisi ofsaid itu bukan merupakan suatu pelanggaran. Seorang pemain berada pada posisi ofsaid jika pemain tersebut berada lebih dekat ke garis gawang lawan dari pada bola dan pemain lawan yang kedua terakhir. Seorang pemain dikatakan tidak berada dalam posisi ofsaid, jika dia berada pada daerah permainannya sendiri atau dia sejajar dengan pemain lawan yang kedua terakhir. Dan tidak dikatakan ofsaid apabila pemain tersebut menerima bola dari tendangan gawang lemparan ke dalam dan tendangan sudut. 
Pasal 12 ( Pelanggaran Dan Kelakuan Tidak Sopan) 

Dalam pelanggaran terdapat dua bentuk, yaitu pelanggaran langsung dan pelanggaran tidak langsung. 

Tendangan bebas langsung diberikan kepada tim lawan jika seorang pemain melakukan tindakan pelanggaran seperti menendang atau mencoba menendang lawan, menjegal atau mencoba menjegal lawan, melompat kearah lawan, menabrak lawan, memukul atau mencoba memukul lawan, mendorong lawan, mentackle atau menyerang lawan, menahan atau memegang lawan, meludahi lawan, dan memegang bola dengan sengaja ( kecuali bagi penjaga gawang dalam daerah pinaltinya sendiri ). 

Tendangan bebas tidak langsung diberikan pada tim lawan apabila penjaga gawang mengambil waktu lebih dari 6 detik ketika menguasai bola di tangannya, menyentuh bola kembali dengan tangannya setelah dilepaskan dari penguasaannya dan bola tidak disentuh / menyentuh pemain lain, menerima dengan tangannya ketika teman satu tim sengaja menendang bola kepadanya, dan menerima bola dengan tangannya dari lemparan kedalam dari teman satu timnya. Dan untuk pemain lainnya adalah, bila bermain dengan cara yang berbahaya, menghalangi/merintangi pergerakan lawan, dan menghalangi penjaga gawang untuk melepaskan bola dari tangannya. 

Dalam pelanggaran, seorang pemain bisa diberi peringatan oleh wasit dengan menunjukan kartu kuning, apabila berkelakuan tidak sportif, menolak dengan perkataan atau tindakan, terus menerus melanggar peraturan permainan, memperlambat jalannya permainan, tidak ada pada jarak semestinya dalam pemagaran tendangan bebas, masuk atau masuk kembali ke lapangan tanpa izin wasit, dan sengaja meninggalkan lapangan permainan tanpa seizin wasit. 

Selain di beri kartu kuning, seorang pemain bisa diberi kartu merah apabila : bersalah karena bermain sangat kasar, berkelakuan jahat, meludahi pemain lawan atau orang lain, menggagalkan gol yang dibuat oleh tim lawan atau menggagalkan peluang terciptanya gol dengan sengaja, menggagalkan peluang terciptanya gol oleh pemain lawan yang bergerak ke arah gawang pemain tersebut, melalui suatu pelanggaran yang dapat dihukum dengan tendangan bebes atau tendangan penalti, menggunkan kata-kata atau isyarat yang menghina, melecehkan, atau kasar, menerima peringatan kedua dalam pertandingan yang sama. 

Pasal 13 ( Tendangan Bebas ) 

Tendangan bebas terbagi 2 yaitu tendangan bebas langsung dan tendangan bebas tidak langsung. 

Tendangan bebas langsung, gol dapat tercipta dari tendangan bebas langsung. Jika bola pada tendangan bebas langsung ditendang langsung masuk kedalam gawang sendiri, tendangan sudut diberikan kepada tim lawan. 

Tendangan bebas tidak langsung, gol tidak dapat tercipta langsung dari tendangan bebas tidak langsung. Setiap tendangan bebas tidak langsung, wasit memberikan isyarat dengan mengangkat salah satu tangannya di atas kepala. 

Pasal 14 ( Tendangan pinalti )

Sebuah tendangan pinalti dijatuhkan terhadap tim yang melakukan salah satu dari sepuluh pelanggaran yang dihukum dengan tendangan bebas langsung, dan pelanggaran tersebut dilakukan di dalam daerah pinaltinya sendiri pada saat bola masih dalam permainan. 

Pasal 15 ( Lemparan ke Dalam )

Lemparan ke dalam adalah suatu cara untuk memulai kembali permainan. Lemparan ke dalam diberikan kepada lawan dari pemain yang terakhir menyentuh bola ketika seluruh bagian bola melewati garis samping, baik menggelinding di tanah maupun melayang di udara. Sebuah gol tidak dapat langsung dihasilkan dari suatu lemparan ke dalam. Prosedur lemparan ke dalam adalah sebagai berikut : menghadap ke lapangan permainan, sebagian dari kakinya berada di atas garis samping atau di luar garis samping, memegang bola dengan kedua belah tangan, melemparkan bola dari belakang melalui atas kepala. 

Pasal 16 ( Tendangan Gawang ) 

Tendangan gawang adalah suatu cara untuk memulai kembali permainan. Tendangan gawang diberikan ketika seluruh bagian bola melewati garis gawang, baik menggelinding di tanah maupun melayang di udara. Sebuah gol yang tercipta dari tendangan gawang langsung ke gawang lawan dinyatakan syah. 

Pasal 17 ( Tendangan Sudut ) 

Tendangan sudut adalah suatu cara untuk memulai kembali permainan. Tendangan sudut diberikan ketika seluruh bagian bola melewati garis gawang, baik menggelinding di tanah maupun melayang di udara. Sebuah gol yang tercipta dari tendangan sudut langsung ke gawang lawan dinyatakan sa